Asal Mula & Pendirian Desa
Bumiaji merupakan sebuah desa yang memiliki rekam jejak sejarah yang panjang dan sangat kental dengan pelestarian nilai-nilai luhur kebudayaan Jawa. Secara etimologis, nama Bumiaji diyakini berasal dari penggabungan kata "AJINING BUMI" (Tuah atau Harga Diri dari sebuah Tanah).
Berdasarkan penelusuran sejarah lisan dan Serat Babat Tanah Jawi, desa ini babat alas (didirikan pertama kali) oleh seorang tokoh kharismatik yang dikenal luas oleh masyarakat lokal sebagai Mbah Mbatu atau Kundi Kucir. Beliau memiliki nama asli Mbah Abu Ghonaim, seorang ulama dan pelopor yang menanamkan pilar-pilar kehidupan agamis sekaligus agraris di kawasan ini.
Era Perjuangan & Kemerdekaan
Pada masa kolonial Belanda, wilayah Bumiaji menjadi salah satu kantong perlawanan senyap karena letak geografisnya yang berada di dataran tinggi pegunungan, sehingga sangat strategis untuk mengawasi pergerakan di daerah lembah. Masyarakat Bumiaji yang mayoritas berprofesi sebagai petani saat itu, secara diam-diam turut menyumbangkan hasil bumi mereka untuk memasok kebutuhan logistik para pejuang (gerilyawan) yang bersembunyi di lereng-lereng gunung sekitar Batu.
Era Pembangunan & Modernisasi
Pasca kemerdekaan, khususnya memasuki era 1970-an hingga 1980-an, Desa Bumiaji mulai mengalami transisi pembangunan yang pesat. Kesuburan tanah vulkanik yang mengelilingi desa ini dioptimalkan dengan mulai masuknya komoditas unggulan Apel Batu.
Seiring berjalannya waktu, Bumiaji tidak hanya dikenal sebagai lumbung apel dan sayuran andalan, namun berhasil berevolusi menjadi pelopor Desa Wisata Agrikultur. Hal ini tak lepas dari peran aktif masyarakat desa yang secara konsisten melakukan inovasi; mengubah lahan pertanian murni menjadi objek agrowisata petik apel, taman bunga, hingga memfasilitasi tumbuhnya UMKM kreatif yang mengolah hasil panen menjadi oleh-oleh khas nusantara.
Kepala Desa dari Masa ke Masa
| No | Nama Kepala Desa | Masa Jabatan | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | KROMOSARI | ± 1935 | Petinggi Desa |
| 2 | WARDJOSO | ± 1939 | - |
| 3 | WIRJO OETOMO | 1943 - 1948 | Dusun Banaran |
| 4 | SOEDJA'I | 1949 - 1950 | Dusun Banaran |
| 5 | WIRJO OETOMO | 1951 - 1975 | Dusun Banaran |
| 6 | MUJOYO KARYO WIGUNO | 1976 - 1989 | Dusun Binangun |
| 7 | AGUS SUHERMANTO, SE | 1990 - 1998 | Dusun Beru |
| 8 | MOH. SHOFWAN, SP | 1999 - 2007 | Dusun Banaran |
| 9 | MOH. SHOFWAN, SP | 2007 - 2013 | Dusun Banaran |
| 10 | EDY SUYANTO | 2013 - 2019 | Dusun Binangun |
| 11 | EDY SUYANTO | 2019 - Sekarang | Dusun Binangun (Petahana) |